Assalamualaikum
Warning baca sampai akhir
Halo para pemikir kritis di dalam edisi blogspot kedua ini sang faqir ilmu akan menjelaskan tentang bahaya pornografi bagi kalangan remaja sekaligus penyimpangan hasrat seksual di karenakan maraknya kasus pornografi yang tidak kita sadari dan kita anggap remeh sehingga dianggap lumrah di kalangan masyarakat padahal sangat membahayakan. Mudah mudahan tulisan ini dapat membuat kita semua sadar akan terjadinya degralarasi moral akibat pornografi tersebut.
Selamat membaca
Pornografi adalah perilaku seksualitas manusia berupa penggambaran tubuh manusia,suara,dan tulisan yang meningkatkan hasrat seksual manusia berawal dari pemanfaatan objek sehingga menjadi eksplisit (terbayang jelas) , Dari definisi kita bisa tahu pornografi bukan hanya tentang vidio atau film akan tetapi segala hal yang dapat meningkatkan hasrat seksual.
Remaja adalah salah satu fase yang harus di alami manusia sebagai individu. Remaja adalah masa peralihan anak anak dengan masa dewasa pada usia antara 12-22 tahun,dimana pada masa tersebut terjadi proses pematangan baik secara fisik maupun psikologi.
Dalam perkembangan nya remaja mengalami perubahan emosional kognitif,dan psikis,salah satu perubahan yang tidak bisa di hindari adalah motivasi dan hasrat rasa ingin tahu yang tinggi terhadap berbagai hal yang menimpanya termasuk masalah - masalah yang berhubungan dengan seksualitas.Kecanggihan teknologi membuat mudahnya proses mengakses content bermuatan pornografi bahkan langsung bermuatan seks sehingga banyak remaja yang menikmati hal ini dan menjadi candu.Paparan pornografi pada jenjang remaja di dapat dengan sangat mudah nya melalui internet yang di perburuk dengan doktrin life style yang buruk ,lalu kurang nya pengawasan orang tua,tidak adanya komunikasi keluarga,kekerasan pada anak,dan diskriminasi dari orang tua dan lingkungan yang memicu remaja untuk mengakses pornografi sehingga terpapar.
Berikut data yang penulis kumpulkan melalui internet terkait permasalahan pornografi :
1. news.republika.co.id
Berdasarkan survei yang di laksanakan Kementrian Kesehatan (kemenkes) pada tahun 2017 sebanyak 94% siswa pernah mengakses konten pornografi yang di akses melalui komik 43%, internet sebanyak 57%, game 4%, film/TV sebanyak 17%, media sosial 19%, buku sebanyak 26%, dan lain lain.
2. www.suarasurabaya.net
Kementerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak mengungkapkan 66,6% anak laki laki dan 62,3% anak perempuan di indonesia menyaksikan kegiatan seksual (pornografi) melalui media online
3. Republika.Co.Id.Bogor.
Data komisi nasional perlindungan anak mengungkapkan dari 4500 remaja di 12 kota di indonesia 97% nya pernah melihat pornografi begitu juga di kalangan siswa. 60% pernah melihat tayangan yang tidak senonoh itu
Dapat terlihat kawan kawan sekalian dari tiga data yang saya ambil ini sudah menjadi bukti yang jelas bahwasannya konsumsi pornografi di indonesia ini sudah sangat banyak,bahkan persentase angkanya saja di atas 60% bahkan sampai 90% ini menjadi kekhawatiran akan rusaknya generasi indonesia ini sehingga menyebabkan degradasi moral akibat pornografi,karena ciri ciri orang yang kecanduan pornografi dapat terlihat yaitu badan terasa ringkih tidak kokoh terasa lemas,sering mengurung diri,apabila mengobrol tidak berani menatap mata,dan ini menjadi aspek buruk bagi kesehatan fisik,mental,dan sosial.
UU No 44 tahun 2008 menjelaskan setiap manusia di larang menjadikan pribadi lain sebagai objek atau model yang mengandung muatan pornografi.Kecanduan pornografi ini menjadi isue di dunia bahkan di indonesia yang mana bahaya nya ini melebihi dari narkoba,dan bisa kita debut narkolema dalam arti narkoba lewat mata.Kecanduan pornografi menjadi masalah yang serius yang beresiko mengakibatkan kerusakan pada otak yang serius.Dapat di ilustrasikan sama seperti seseorang yang kecelalakaan mobil berkecepatan tinggi.Kerusakan akibat pornografi ini mengarah pada Pre Frontal Corteks (PFC). Nah apa itu PFC mari kita simak
Pre Frontal Corteks (PFC) adalah bagian otak yang terletak di belakang dahi yang memiliki fungsi untuk mengatur mengenai pemahaman,logika,konsentrasi,perencanaan masa depan,dan sikap kritis seseorang dalam menanggapi suatu hal.Dan jika terjadi kerusakan pada PFC ini atau kerusakan korteks beresiko penurunan kemampuan nalar manusia,dan manusia kehilangan sistem rem otak yang dapat mengontrol pikiran dan perilakunya.Pada prisipnya kerusakan PFC biasanya bersifat permanent dan akan sulit untuk pulih kembali seperti awal.Jika keluhan tersebut terjadi maka segeralah bertaubat mencari cara bagaimana berhenti dan lebih baik datang ke psikiater lalu laksanakan terapi.
Berbicara tentang pornografi pasti perilaku selanjutnya adalah mengalirkan hasrat atau mengeluarkan nafsu yang mana marak disebut PMO (Pornografi,Manstrubasi,Onani)
ini menjadi salah satu siklus buruk, setelah kita mendapatkan sinyal dari hasil pornografi maka tindak lanjut nya yaitu manstrubasi dan onani yang mana itu adalah perilaku hasrat seksual yang di butuhkan oleh pecandu pornografi.
Sekarang kita akan membahas Parafilia yaitu perilaku penyimpangan hasrat seksual.Ini termasuk ciri ciri manusia yang telah mempunyai penyakit kecanduan pornografi dan banyak sekali macam macam penyakit penyimpangan hasrat seksual ini mari kita telusuri:
1. Pedofilia
Penderita penyakit pedofilia ini mempunyai fantasi,ketertarikan atau perilaku seksual terhadap anak kecil dengan usia kurang dari 13 tahun
2. Eksibionisme
Penderita penyakit eksibionisme ini kerap mempertontonkan organ kelamin nya pada orang asing.Bahkan orang seperti ini biasanya telanjang dan biasanya kerap manstrubasi di tempat umum.
3. Voyeurisme
Kelainan seksual ketika seseorang meraih kepuasan seksual dengan mengintip atau mengamati orang yang sedang berganti pakaian,mandi,atau melakukan aktifitas seksual.
4. Froteurisme
Kecenderungan untuk menggesek organ kelamin nya pada tubuh orang asing termasuk di tempat umum.
5. Fetisisme
Penderita fetisisme memiliki gairah seksual terhadap benda mati,seperti celana dalam. Hasrat seksual penderita fetisisme bisa bangkit ketika menyentuh atau menggunakan barang barang tersebut.
6. Sadomakonisme
Penderita seksual terus menerus memiliki fantasi dan mendapatkan kepuasan seks dari menyiksa pasangan secara psikologis,fisik seperti memperkosa,menyiksa,atau menghina.Dengan perilaku tersebut penderita merasa berkuasa atas korban nya dan merasa puas.
7. Masokisme Seksual
Penderita masokisme meraih kepuasan seksual ketika ia mendapatkan kekerasan seksual baik verbal atau non verbal seperti di gigit,di ikat,di permalukan debgan kata kata kasar dan merendahkan.
Dari semua ciri ciri parifilia yang saya tuliskan,semuanya sudah ada di film pornografi yang kita akses,dan akibat dari semua itu maka terjadi lah degradasi moral yang di tandai dengan kurang nya nilai nilai adab dan etika masyarakat yang dapat menimbulkan budaya baru. Sekarang akses pornografi sudah menjadi budaya tanpa kita sadari sehingga banyak kalangan remaja yang tak sadar dirinya telah di eksploitasi oleh pornografi.
Setiap penyakit ada obat nya,ada hujan ada panas,ada api ada air,ada aku ada kamu,setiap kesusahan pasti ada kemudahan,kawan kawan sekalian pornografi ini bisa di hilangkan apabila kita semakin dekat dengan allah.Di dalam tubuh kita ada yang namanya sel saraf neuron yang memiliki kemampuan untuk menerima informasi melalui sinyal listrik dan di salurkan ke seluruh tubuh.Fungsinya adalah memberi rangsangan ke tubuh kita agar kita merespon hal tersebut dan bergerak melakukan informasi yang kita dapat.Ketika kita shalat dekat dengan allah maka sel neuron menuju ke dalam hati lalu menutupi hati kita supaya tidak sakit atau kotor,sebagai mana surat al baqarah ayat 10 Di dalam hati mereka ada penyakit dan allah akan menambah penyakit nya" Ketika kita shalat mengingat allah,selalu dekat dengan allah maka neuron dalam otak akan memperbaiki hati kita yang kotor dan terdapat penyakit itu itulah keajaiban al quran yang di dampingi oleh ilmu sains yang harus kita tanamkan untuk berhenti dari kecanduan pornografi.
Lalu dari sisi kebiasan saya mengambil dari buku atomic habits yang di tulis oleh James Clear ketika kita kecanduan pornografi itu otomatis sudah menjadi kebiasaan dan dalam habits ada proses pembangunan kebiasaan yang di bagi menjadi 4 langkah dengan rumus CCRR
1.Cue (petunjuk)
Di awali dengan penglihatan yang mana apa yang kita lihat, dengar itu memicu otak untuk memulai perilaku seperti makan,minum,bahkan PMO.Contoh hal kecil saja kita mencium bau donat yang harum itu menjadi petunjuk bagi kita.
2.Craving (Gairah)
Di awali dengan kata menarik,contoh bau donat yang lezat ini menarik dan timbul lah nafsu kita untuk membeli donat yang mana nafsu lah yang menjadi penggerak kebiasaan
3.Response (Tanggapan)
Di awali dengan kata mudah,ketika kita melihat di depan mata ada penjual donat wanginya semakin terasa dan itu sangat mudah bagi kita untuk di jangkau maka dari itu kita langsung membeli donat
4.Reward (Penghargaan)
Di awali dengan kepuasan rasa donat yang enak,serta membuat tubuh lebih bertenaga.Itulah penghargaan sesuatu itu terasa nikmat lezat.
Nah dari teori mempertahankan kebiasaan tersebut Menjadikan nya terlihat,menarik,mudah,memuaskan.Kita ubah ke empat teori itu untuk berhenti dari kecanduan pornografi dengan cara pertama menjadikan semuanya tak terlihat dengan memperbaiki algoritma media internet yang kita punya,kedua menjadikan nya tak menarik karena pornografi ini hanya sebuah kesenangan sementara dan membuat kita semakin buruk terjerumus dalam kesesatan,ketiga menjadikan nya sulit hapus vidio vidio dan hindarilah segala sesuatu yang membuat hasrat seksual kita muncul,yang ke empat jangan pernah kalian anggap pornografi itu indah dapat memuaskan.
Mudah mudahan apa yang di sampaikan oleh penulis dapat bermanfaat bagi pembaca.Dan kita semua menjadi generasi yang terhindar dari PMO supaya tidak tereksploitasi oleh pornografi yang perlahan menghabisi kita semua sebagai generasi muda.Terimakasih sudah sempat membaca apa yang penulis sampakan.Sehat selalu,Salam bahagia tanpa pornografi.
Komentar
Posting Komentar